Istilah oksigen expired sering menimbulkan pertanyaan di kalangan pengguna medis maupun industri, terutama terkait keamanan dan kelayakan penggunaannya. Banyak yang mengira oksigen bisa “kedaluwarsa” seperti obat, padahal penjelasannya perlu dilihat dari sisi teknis penyimpanan, kemurnian, dan sistem pendukung yang digunakan.
Lanjut ke isi artikel? Ketik OK
Secara teknis, oksigen sebagai unsur kimia tidak mengalami perubahan sifat atau “rusak” seiring waktu. Namun, dalam praktik medis dan industri, istilah expired lebih merujuk pada batas waktu jaminan kualitas yang ditetapkan oleh produsen atau penyedia oksigen, terutama terkait kemurnian dan keamanan penggunaannya.
Pada oksigen medis dalam tabung, tanggal kedaluwarsa biasanya berkaitan dengan jadwal uji ulang tabung, kondisi katup, serta potensi kontaminasi. Jika tabung tidak diuji ulang sesuai standar atau disimpan dalam kondisi yang kurang baik, maka kualitas oksigen di dalamnya dikhawatirkan tidak lagi memenuhi spesifikasi yang disyaratkan.
Untuk oksigen yang dihasilkan dari oxygen concentrator atau generator oksigen, konsep expired lebih berkaitan dengan performa sistem. Media pemurni dan pengering udara di dalam alat memiliki umur pakai tertentu. Jika media tersebut sudah jenuh atau menurun kinerjanya, oksigen yang dihasilkan bisa mengandung kelembapan atau impuritas yang tidak diinginkan.
Penggunaan oksigen yang kualitasnya sudah tidak terjamin dapat menimbulkan risiko, khususnya pada aplikasi medis. Oleh karena itu, fasilitas kesehatan dan industri diwajibkan melakukan pemantauan rutin terhadap sistem produksi oksigen, termasuk penggantian komponen internal sesuai rekomendasi teknis.
Kesimpulannya, oksigen expired masih sering disalahpahami. Bukan gas oksigennya yang berubah, melainkan jaminan kualitas dari sistem penyimpanan dan produksinya yang sudah melewati batas aman. Inilah mengapa perawatan sistem dan pemilihan media pendukung yang tepat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas oksigen.
Molecular sieve Ady Water berperan penting dalam menjaga kualitas oksigen yang dihasilkan dari oxygen concentrator maupun generator oksigen industri. Sebagai media adsorben, molecular sieve digunakan untuk mengeringkan udara dan memisahkan gas sebelum oksigen digunakan. Ady Water menyediakan molecular sieve tipe 3A, 4A, 5A, dan 13X dengan bentuk bead kecil, dikemas dalam drum besi kedap udara, ready stock, serta dilengkapi COA dan MSDS untuk kebutuhan industri medis, farmasi, dan gas.
Keunggulan teknikal yang sangat krusial dari molecular sieve Ady Water adalah stabilitas daya serapnya terhadap uap air dalam jangka pemakaian tertentu. Dengan kemampuan adsorpsi yang konsisten, molecular sieve membantu memastikan udara yang masuk ke sistem pemisahan tetap kering. Hal ini mencegah penurunan performa alat dan menjaga kemurnian oksigen, sehingga risiko oksigen dianggap “expired” akibat kualitas yang menurun dapat diminimalkan.
Secara hipotetikal, sebuah rumah sakit mendapati bahwa oksigen dari oxygen concentrator mereka sering dianggap tidak layak pakai meskipun alat masih beroperasi. Setelah dilakukan evaluasi, diketahui bahwa media pengering di dalam sistem sudah melewati umur pakai dan tidak lagi efektif menyerap kelembapan. Dengan mengganti media tersebut menggunakan molecular sieve Ady Water yang sesuai spesifikasi, kualitas oksigen kembali stabil, kelembapan terkontrol, dan sistem dapat digunakan dengan aman sesuai standar operasional.
Untuk menghindari masalah oksigen yang dianggap expired akibat penurunan kualitas sistem, pemilihan dan penggantian media adsorben yang tepat menjadi langkah penting. Ady Water siap mendukung kebutuhan fasilitas medis dan industri dengan menyediakan molecular sieve berkualitas tinggi, suplai stabil, serta dukungan teknis yang profesional agar kualitas oksigen tetap terjaga.
Hubungi Ady Water untuk konsultasi dan pemesanan molecular sieve:
Email: adywater@gmail.com
Telepon: 022-7238019


Post a Comment for "Apakah Oksigen Expired Masih Bisa Dipakai? Ini Penjelasannya"